Nilai SKD Sudah Tinggi Tapi Gagal Lolos? Ini 5 Penyebab dan Solusinya!

By October 27, 2025 Sekolah Kedinasan, SKD, Soal SKD, Tes SKD
Memahami Perbedaan SKD dan TKD : Panduan Lengkap untuk Peserta Seleksi 2025

Nilai SKD Sudah Tinggi Tapi Gagal Lolos? Ini 5 Penyebab dan Solusinya!

Nilai SKD Sudah Tinggi Tapi Gagal Lolos? Ini 5 Penyebab dan Solusinya!Banyak peserta seleksi CASN merasa percaya diri karena meraih skor tinggi saat Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Namun, tidak sedikit yang terkejut ketika hasil akhir menunjukkan bahwa mereka tidak lolos ke tahap berikutnya. Kenapa hal ini bisa terjadi? Yuk, kita bahas bersama penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya supaya peluangmu di seleksi selanjutnya semakin besar.

Baca juga : Persiapan Tes SKD Sekolah Kedinasan: 5 Langkah Efektif Agar Nilai Lolos Passing Grade

1. Lulus Passing Grade Bukan Berarti Lolos Otomatis

Salah satu kesalahpahaman yang sering terjadi adalah anggapan bahwa jika nilai sudah melewati passing grade, maka otomatis lolos. Padahal, setiap subtes SKD—TWK, TIU, dan TKP—punya ambang batas minimal sendiri.
Kalau salah satu nilai di bawah ketentuan, meski totalnya tinggi, hasilnya tetap dinyatakan tidak memenuhi syarat. Jadi, kamu harus memastikan ketiga komponen nilaimu melewati batas minimal yang sudah ditetapkan BKN.

2. Persaingan dan Kuota Formasi yang Ketat

Lulus passing grade hanyalah langkah awal. Setelah itu, nilai peserta akan diperbandingkan berdasarkan peringkat dalam satu formasi jabatan.
Misalnya, jika instansi hanya membuka tiga formasi, maka yang akan lanjut ke tahap berikutnya biasanya hanya tiga peserta dengan nilai tertinggi di formasi tersebut. Jadi, meskipun nilai kamu sudah tinggi, kamu bisa saja tergeser jika pesaing lain nilainya lebih besar.

siap hadapi SKD3. Nilai Subtes Tidak Seimbang

Ada peserta yang mendapat skor luar biasa di TIU (Tes Intelegensia Umum), tetapi nilainya rendah di TKP (Tes Karakteristik Pribadi) atau TWK (Tes Wawasan Kebangsaan).
Kondisi seperti ini membuat total nilai memang tinggi, tetapi distribusinya tidak merata. Penilaian SKD memperhitungkan keseimbangan antar komponen, sehingga nilai yang timpang bisa menjadi penyebab kegagalan.

4. Kurang Terbiasa dengan Sistem Ujian CAT

Meskipun sudah sering berlatih soal, ada peserta yang kurang terbiasa dengan sistem ujian berbasis komputer (CAT).
Kesalahan teknis seperti terburu-buru, lupa menandai soal yang belum dijawab, atau salah strategi dalam mengatur waktu sering membuat banyak soal terlewat.
Padahal, manajemen waktu menjadi salah satu kunci penting untuk meraih hasil optimal dalam SKD.

5. Faktor Mental dan Konsentrasi Saat Ujian

Selain kemampuan akademik, faktor psikologis dan kondisi fisik juga sangat berpengaruh.
Peserta yang gugup, kelelahan, atau kurang fokus bisa kehilangan konsentrasi, sehingga tidak maksimal dalam menjawab soal.
Nilai latihan tinggi pun bisa turun drastis jika mental tidak siap di hari ujian. Karena itu, kesiapan mental sama pentingnya dengan kesiapan materi.

Solusi Agar Nilai Tinggi Bisa Membawamu Lolos

  1. Pastikan Semua Subtes Melewati Passing Grade.
    Jangan hanya fokus pada nilai total, tetapi perhatikan juga batas minimal di tiap subtes.
  2. Pelajari Kuota Formasi yang Kamu Daftar.
    Ketahui berapa banyak formasi yang dibuka dan peringkat rata-rata peserta yang lolos di tahun sebelumnya.
  3. Latih Semua Jenis Soal Secara Merata.
    Jangan hanya menonjol di satu bidang. Latih kemampuan TWK, TIU, dan TKP secara seimbang.
  4. Biasakan Diri dengan Sistem Ujian CAT.
    Lakukan simulasi ujian menggunakan aplikasi try-out online agar terbiasa dengan format dan waktu ujian sebenarnya.
  5. Persiapkan Mental dan Kondisi Fisik.
    Tidur cukup, jaga asupan makan, dan jangan lupa tenangkan diri sebelum ujian agar fokus terjaga.
  6. Evaluasi dan Perbaiki Kelemahan dari Latihan Sebelumnya.
    Setelah latihan, identifikasi bagian mana yang masih lemah, lalu fokus memperbaikinya di sesi belajar berikutnya.

Nilai SKD yang tinggi memang patut disyukuri, tapi bukan jaminan langsung untuk lolos ke tahap berikutnya.
Penilaian tidak hanya melihat skor total, tetapi juga mempertimbangkan passing grade, distribusi nilai, dan peringkat berdasarkan kuota formasi.
Dengan memahami faktor-faktor tersebut dan memperbaiki strategi belajar, peluangmu untuk berhasil akan jauh lebih besar

Terus semangat berjuang, karena keberhasilan bukan hanya soal nilai, tapi juga soal konsistensi dan kesiapan menghadapi setiap tahap seleksi!

strategi lolos SKD

Leave a Reply